Sabtu, 05 November 2016

Tugas Softskill: Fungsi Manajemen

Tugas Softskill

Soal :
1. Menyebutkan Fungsi-fungsi Manajemen & berikan contoh masing-masing fungsi tersebut!

Jawaban :
Terdapat 4 fungsi yang utama yaitu :
  1. Planning
  2. Organizing
  3. Directing
  4. Controlling

1. Planning (Fungsi Perencanaan)

Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.

Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.

Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
 
Contoh :
Perencanaan
Produksi Pupuk Kompos dan Produksi Susu Sapi segar.
1.      Pembelian sapi dengan harga miring dan memilih sapi yang terbaik dengan harga yang murah
2.      Memberikan harga yang sesuai bagi masyarakat
3.      Memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat
4.      Pembuatan pupuk kompos dengan memanfaatkan limbah kotoran peternakan sapi
5.      Pemasaran kepada produk Hidroponik dan Holtikultural sebagai perusahaan yang sangat membutuhkan pupuk kompos
6.      Penyuluhan terhadap petani untuk menggunakan bahan alami sehingga tidak merusak tanah dengan adanya bahan kimia
7.      Menjual produk dengan harga bersaing
8.      Memilih lokasi wilayah kota yang memiliki lahan kecil dan membutuhkan penghijauan
9.      Mencari bahan dengan peternakan sapi dari masyarakat sehingga limbah dari sapi dapat diolah dengan baik
 

2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)

Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.

Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.
 
Contoh : 
Berikut adalah tugas dan tanggung jawab dari masing-masing penggerak usaha budidaya ikan mas berikut ini:
  1. Ketua
    • Membina keutuhan organisasi dan mendorong kemajuan organisasi melalui jalinan kerjasama dan komunikasi antar anggota
    • Mengusahakan peluang penghimpunan dana yang sah
    • Meningkatkan peran serta organisasi dalam pemecahan masalah-masalah pembudidayaan ikan mas tersebut
    • Mengarahkan program dan kegiatan operasional organisasi
    • Meningkatkan hubungan yang baik antar sesame anggota
  2. Sekretaris
    • Membina hubungan dengan pihak luar baik swasta maupun pemerintah dalam kaitannya kerjasama dan membangun citra organisasi
    • Mengendalikan operasional administrasi internal dan eksternal
    • Membantu ketua dalam mengarahkan dan mengendalikan kegiatan operasional organisasi
  3. Bendahara
    • Menghimpun iuran anggota dan dana lain dari sumber-sumber yang sah
    • Mengalokasikan dana atas dasar program kerja
    • Menyusun laporan keuangan, sebagai bahan laporan dan pembayaran pajak
    • Menata-bukukan dana organisasi
  4. Seksi Pemasaran
    • Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan, bimbingan, pengendalian serta pengawasan mutu hasil perikanan, pengembangan usaha dan promosi investasi dan pelayanan pengembangan usaha.
  5. Seksi Hama dan Penyakit
    • Melaksanakan tugas pokok identifikasi, koordinasi, sosialisasi, dan pembinaan di bidang pengendalian hama dan penyakit ikan mas.
    • Melaksanakan koordinasi dalam pemantauan perkembangan wabah dan pengambilan sampel ikan sakit atau diduga terinfeksi penyakit di daerah sentra budidaya ikan mas.
  6. Humas
    • Memberikan nasihat atau sumbang saran dalam menanggapi apa yang sebaiknya dapat dilakukan untuk memajukan usaha budidaya ikan mas tersebut
    • Menunjang aktifitas utama manajemen dalam mencapai tujuan bersama
     

3. Directing

Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
Directing dalam kepemimpinan adalah bagaimana seorang pemimpin dapat mempengaruhi perilaku bawahan sehingga bawahan tersebut mau bekerjasama secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi dalam suatu kegiatan budidaya khususnya untuk pembibitan dan pembesaran ikan mas. Efektifitas kepemimpinan seseorang tergantung pada kemampuannya membaca situasi yang dihadapi dan menyesuaikan gaya kempemimpinannya dengan situasi tersebut sedemikian rupa sehinggat efektif dalam menjalankan fungsi kepemimpinannya.

Beberapa contoh kegiatan pada fungsi pengarahan :
  • Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien.
  • Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
  • Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan
  • Rekan kerja yang mampu bekerja sama dengan bawahan
  • Ketua yang mampu menciptakan suasana kerja yang kundusif agar bawahannya dapat bekerja dengan sebaik mungkin.

4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)

Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

Seorang ketua yang menjadi pemimpin dalam manjemen controlling bertugas memastikan agar ikan mas yang akan dipanenkan tersebut sudah sesuai dengan standar yang berlaku di pasaran dan telah ditentukan dengan waktu yang tepat juga. Ketua tidak hanyak memperhatikan produknya tapi juga memperhatikan anggota yang terlibat pada usaha tersebut. Tugasnya ialah mengingatkan jika ada yang menyimpang dari produksi ikan mas yang seharusnya dapat dicapai.
Contoh Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
  • Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
  • Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
  • Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.
  • Menetapkan standar pelaksanaan kegiatan usaha ikan mas
  • Menetukan pengukuran pelaksanaan kegiatan usaha tersebut
  • Menganalisa penyimpangan yang terjadi, dan
  • Mengambil tindakan jika diperlukan untuk memperbaiki penyimpangan.

Minggu, 16 Oktober 2016

Tugas Mata Kuliah SoftSkill Manajemen Proyek Dan Resiko Proposal Perancangan Jaringan Komputer








SOURCE  :


http://avefirma2.blogspot.co.id/2009/10/proposal-membuat-jaringan.html
https://www.scribd.com/doc/112926100/Proposal-Proyek-Pembangunan-Jaringan-Komputer-Pada-Dinas 
https://www.academia.edu/10235977/Proposal_Perancangan_jaringan

Minggu, 19 Juni 2016

Task 3 : Quiz

1.  Please make sentences, Simple Past Tense, Simple Future,and Simple Present
    • Simple past tense
      • He made a sandwich for me last morning.(+)
      • He didn't make a sandwich for me last morning. (-)
      • Did he make a sandwich for you last morning? (?)
      • Avi drove a car last day. (+)
      • Avi didn't drive a car last day. (-)
      • Did Avi drive a car last day? (?)
      • Jaka drank poisonous water yesterday. (+)
      • Jaka didn't drink poisonous water yesterday. (-)
      • Did Jaka drink poisonous water yesterday? (?)
    • Simple Future Tense
      • Andi will go to his girlfriend's house next saturday. (+)
      • Andi won't go to his girlfriend's house next saturday. (-)
      • Will Andi go to his girlfriend's house next saturday? (?)
      • I will marry Lisa in the future. (+)
      • I won't marry Lisa  in the future. (-)
      • Will you marry Lisa in the future? (?)
      • I will become an engineer in the future. (+)
      • I won't become an  engineer in the future. (-)
      • Will you become an engineer in the future? (?)
    • Simple Present Tense
      • She goes to campus everyday. (+)
      • She doesn't go to campus everyday. (-)
      • Does she go to campus everyday? (?)
      • Sentosa kills many people everyday. (+)
      • Sentosa doesn't kill many people everyday. (-)
      • Does Sentsa kill many people everyday? (?)
      • Iffan and Jaka buy medicines today. (+)
      • Iffan and Jaka don't buy medicines today. (-)
      • Do Iffan and Jaka buy medicines today? (?)
2.  Please make sentences inform of active & passive sentences
    • Simple Present
      • My father drinks coffe every morning. (Active)
      • Coffe is drunk by my father every morning. (Passive) 
    • Simple Past
      • She ate a sandwich last mornin. (Active)
      • A sandwich was eaten by her last morning. (Passive)

    • Simple Future
      • Ali will visiti a beach this week. (Active)
      • The beach will be visited by Ali this week. (Passive)

    • Simple Present Continous
      • Maya is chatting with Andi right now. (Active)
      • Andi is being chatted by Maya right now. (Passive)

    • Simple Past Continous
      • Alex was reading a comic book last night. (Active)
      • The comic book was being read by Alex last night. (Passive)

3.  Make the Verb 2 and verb 3 from these verbs
             V1                 V2                  V3
  1. Bring    =    Brought  =    Brought
  2. Go        =    Went       =    Went
  3. Eat        =    Ate         =    Eaten
  4. Leave    =    Left        =    Left
  5. See        =    Saw        =    Seen
  6. Grow     =    Grew      =    Grown


Task 1 : Saddest moment in my life

Saddest moment in my life

Losing


A year ago, that day I just got home from hard day at campus. Turning on the AC, play some music and lie down in the bed. After some time, i woke up and realized its getting dark outside so i started taking a shower and doing my homework. Around 10 o’clock i got a call from my relatives that tell a bad news, my grandfather was sick and taken to hospital. I got no clue what kind of sick he has, but what i know, it’s really serious. I was confused, tomorrow i had a test, i had no vehicle to go there and it was already late night so i dicided to go tomorrow after the test. I just hope my grandfather is okay, because i really close to him and he’s so kind to me everytime i went to my grandfather house.


In the morning i packed every thing in my bag so i can immedietly went  to the hospital without back to ‘kosan’. The test went smooth because it’s my favorite course, but after that the worst thing happened. my relatives called me again to tell the worse news, my grandfather just passed away that night when i was slept . The emotion was mixed i’m speechless, sad, regreted. I don’t know what to say to my relative. They said the remains was in the house so  I rushed to the train station direction to Tangerang. But my relative called me again to tell that my grandfather’s remains are moved to Hutan Jati graveyard, Cengkareng. So i stopped in Kalideres Train Station and continue with ‘ojek’. I arrived at Hutan Jati Graveyard, some of my relatives already there, We talked how it happened. A minute latter the ambulance car arrived with all my relatives, a moment later my dad, mom, and sister arrived with taxi from Soekarno-Hatta Airport. Everyone was crying, especially my mother.


What i will do in my future (Future Tense Task)
  1.     I will make some thing that never created
  2.     I will end world hunger
  3.     I will marry japanese girl
  4.     I will save the world from evil villain
  5.     I will master kung fu

Minggu, 24 Januari 2016

Seminar Icology IPB 2015 Bogor

Oke teman teman kali ini saya akan men-share pengalaman apa aja ketika saya mengikuti seminar ICOLOGY. Seminar ini diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor atau disingkat IPB pada tanggal 20 Desember 2015, udah lama banget ya baru saya posting hari ini hahaha....ehm, oke kita liat dulu poster nya......
 Nahhh.... liat kan apa yang bikin saya jauh-jauh dari kosan ke bogor? Yap, ada nama pak Onno W Purbo yang bikin saya tertarik dengan seminar ini, dengan gaya berbicaranya yang santai dan topik yang menariklah saya bisa bangkit dari kasur hari minggu pagi yang biasanya gravitasi dikasur bisa menjadi besar daripada hari lainnya :P
Cukup basa-basi nya kita langsung aja. Pada seminar ini dihadiri 3 pembicara, yaitu Abdur Rabbi A Sayaf, Erlinda Iswanto, dan Onno W Purbo. Pada waktu itu saya datangnya agak terlambat jadi saat saya sudah datang pembicara pertama sudah dimulai, pembicara pertama adalah Abdur Rabbi A Sayaf atau biasa disapa Kak Aif yang merupakan alumni Diploma IPB PK INF 44. Saat ini ia sudah menjadi founder cupslice. Apa sih cupslice itu? Cupslice itu sebuah aplikasi photo editor untuk android yang sudah di download sebanyak sekitar 100 ribu lebih!. Aplikasi ini mendapat rating 4.2 di playstore yang berarti aplikasi ini bisa dibilang bagus. Berikutnya pembicara ke 2 yaitu Ibu Erlinda Iswanto yaitu mantan sekjen KPAI yang sekarang menjadi Kepala Divisi Sosial KPAI. Lulusan terbaik UNJ ini telah berkecimpung dibidang aktivis sejak dia SMA loh. Di seminar ini Ibu Erlinda membahas mengenai dampak dari penggunaan IT untuk masyarakat. Dampaknya ada yang positif dan negatif, dampak positif nya pada pemakaian internet kita dapat memperoleh informasi dengan cepat tanpa perlu mencari dibuku, kita hanya perlu mengetik keyword lalu muncul lah informasi informasi yang kita butuhkan dengan sekejap saja termasuk anak-anak, anak dapat mencari bahan bahan pembelajaran dengan mudah dan cepat, selain itu dengan teknologi seperti adanya facebook, twitter dan media sosial lainya anak dapat mencari teman, berdiskusi dan yang lainya. Selain internet seperti teknologi handphone anak anak dapat bermain game, komunikasi, mendengarkan musik dan membuka internet dengan sangat mudah.
Teknologi juga memiliki dampak negatif bagi masyarakat, terutama anak-anak dan remaja karena pada tahap itu mereka tidak selektif penggunaanya, mereka mempunyai emosi yang tidak stabil karena hormon hormon yang sedang berkembang pada masa pubertas mereka, seperti meniru adegan-adegan yang ada di TV.
Oke selanjutnya ada pembicara ke 3 yaitu Pak Onno W Purbo,
Pria lulusan Universitas Waterloo Kanda ini merupakan pelopor dunia IT yang menggagas program RT/ RW-Net. Ia adalah orang yang berjasa dengan adanya internet di Indonesia.
Dalam seminar ini pak Onno akan berbicara tentang bagaimana  buat aplikasi dengan mudah, Dan waktu itu langsung di demo-kan, waktu itu beliau memakai
web-based application jadi maksudnya aplikasi yang ada di web, jadi kita harus memiliki koneksi internet. waktu itu web nya http://appinventor.mit.edu. Pak Onno membuat aplikasi sederhana bersama anak kecil yang berada diantara peserta, aplikasi yang dibuat yaitu pemutar suara kucing jika layar ditekan.
 Saya juga mendapat link sebuah web yang menyediakan sarana belajar online yaitu cyberlearning.web.id/moodle/.
 
Baiklah begitulah pengalaman saya seminar ICOLOGY di bogor, cukup menyenangkan hehe....

Minggu, 11 Oktober 2015

Pendahuluan Statistika


Statistika


Definisi


Kata “Statistik” diartikan sebagai “Kumpulan data, baik yang berwujud data kuantitatif maupun yang tidak berwujud data kualitatif, yang mempunyai arti penting dan kegunaan besar bagi suatu negara”. Pada perkembangan selanjutnya, arti kata “Statistik” hanya dibatasi pada kumpulan bahan keterangan yang berwujud data kuantitatif saja. Dalam kamus ilmiah populer, kata “Statistik” berarti tabel, grafik, daftar informasi, angka-angka. Sedangkan kata “Statistika” berarti ilmu pengumpulan, analisis, dan klasifikasi data, angka sebagai dasar untuk induksi.

Definisi Statistika menurut Oxford Dictionaries adalah ilmu yang mengumpulkan dan menganalisis data berupa angka dalam jumlah yang banyak. Sedangkan definisi Statistika menurut KBBI ada 2 yaitu :

  • Statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang cara mengumpulkan, menggolongkan, menganalisis, dan mencari keterangan dari data berupa angka.

  • Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti berupa angka

Sejarang perkembangan ilmu Statiska

Pada awalnya perkembangan statistika diawali sebagai suatu ilmu yang membahas cara-cara mengumpulkan angka sebagai hasil pengamatan menjadi bentuk yang lebih mudah dipahami. Menurut Spiegel (1961) statistika berasal dari kata “status” yang berarti negara. Sehingga pada awalnya statistika berkaitan dengan ilmu untukangka-angka (keterangan) atas perintah raja suatu negara, yang ingin mengetahui kekayaan negaranya, jumlah penduduk, hewan piaraan, hasil pertanian, dan modal. Contoh tertua mengenai hal ini dapat diambil dari zaman Kaisar Agustus yang membuat pernyataan bahwa seluruh dunia harus dikenai pajak, sehingga setiap orang harus melapor kepada statistikawan terdekat (pengumpul pajak). Peristiwa lain di dalam sejarah yang dapat dikemukakan ialah sewaktu William si Penakluk memerintahkan mengadakan pencacahan jiwa dan kekayaan di seluruh wilayah Inggris untuk pengumpulan pajak dan tugas militer. Semua pengamatan dicatat di dalam sebuah buku yang dikenal dengan Domesday Book. Dari keperluan semacam ini timbullah teknik pencatatan angka-angka pengamatan dalambentuk daftar dan grafik.
Bagian statistika yangmembicarakan cara mengumpulkan dan menyederhanakan angka-angka pengamatan inidikenal sebagai statistika deskriptif. Statistika deskriptif dapat berkembang tanpa memerlukan dasar matematika yang kuat, selain kecermatan dalam teknik berhitung. Sejak tahun 1700-an analisis data yang dilakukan secara deskriptif berdasarkan tabel-tabel frekuensi, rataan, dan ragam untuk sampel (contoh) ukuran besar. Tahun 1800-an merupakan awal penggunaan grafik-grafik untuk penyajian data, seperti histogram, sejalan dengan penemuan sebaran (kurva) Normal. Florence Nightengale(1820-1920) adalah seorang perawat yang terkenal dengan inovasi di bidang ilmu perawatan merupakan pelopor dalam penyajian data secaragrafik. Selama perang Crimean, Nightengale mengumpulkan data dan membuat system pencatatan. Dari data tersebut dapat ditentukan tingkat mortalitas yang dapat menunjukkan hasil perbaikan kondisi kesehatan yang cenderung menurunkan tingkat kematian. Selanjutnya data tersebut disajikan dalam bentuk grafik yang merupakan suatu inovasi statistika waktu itu. Dalam statistika deskriptif tidak ada perbedaan antara data yang diperoleh dari sampel dengan populasinya, kemudian apa yang dihitung dari sampel digunakan untuk menandai populasi. Pada taraf selanjutnya orang tidak puas hanya mengumpulkan angka-angka pengamatan saja. Mereka juga tidak puas bahwa yang diperoleh dari sampel digunakan untuk mencirikan populasi. Timbullah usaha-usaha untuk memperbaiki kesimpulan dalam melakukan ramalan-ramalan populasi berdasarkan angka-angka statistik yang dikumpulkan dari sampel tersebut. Bagian ilmu yang membahas cara-cara mengambil kesimpulan berdasarkan angka-angka pengamatan ini dinamakan statistika induktif.

Ukuran pemusatan dan ukuran penyebaran

UKURAN PEMUSATAN

Ukuran Pemusatan merupakan ukuran yang dapat melihat bagaimana data tersebut mengumpul , ukuran pemusatan data yaitu mencari sebuah nilai yang dapat mewakili dari suatu rangkaian data. Adapun istilah lain dari ukuran pemusatan data adalah ukuran tendensi sentral.
  • Macam-macam ukuran pemusatan data : 
  1. Rata-rata hitung (mean) 
  2. Rata-rata harmonis (harmonic mean)  
  3. Rata-rata ukur (geometric mean)
  4. Median
  5. Modus
  6. Rata-rata gabungan
  7. Mean dengan rata-rata sementara

  • Rumus untuk menentukan nilai ukuran pemusatan data :
  1. Rata-rata hitung
    X = total x / n
  2. Rata-rata harmonis.
    H =  n / total setengah x
  3. Rata-rata ukur.
    GM = akar x1, x2, x3,...., xi
  4. Median.
    Me = jumlah dua data ditengah / 2
  5. Modus merupakan data yang sering muncul. 
Ada pula ukuran pemusatan terbagi menjadi 2 (dua) yaitu ukuran pemusatan data yang belum di kelompokan dan ukuran pemusatan data yang di kelompokan. Dengan ini saya akan membahas tentang ukuran pengukuran pemusatan data yang belum di kelompokan.

Di dalam ukuran pemusatan yang belun di kelompokan ada : rata-rata ,modus, dan median. Bedanya dengan macam-macam ukuran pemusatan ,yang belum di kelompokan ini hanya di bagi menjadi 3 yaitu yang tadi diatas adalah rata-rata, modus, dan median.

1.      Rata-rata
Rata-rata atau yang sering kita sebut juga dengan mean merupakan rasio dari total nilai pengamatan dengan banyaknya pengamatan. Bila data dari perubah acak X sebanyak n buah dinotasi dengan x1, x2, x3,..., xn.
2.      Modus
Modus merupakan data paling sering muncul dari pengamatan yang telah di peroleh. Dari data pengamatan apabila ada satu modus atau satu data yang memiliki frekuensi paling banyak di sebut sebagai unimodus, apabila ada dua data yang memiliki frekuensi paling banyak di sebut dengan bimodus,dan seterusnya. Notasi dari modus dalam buku ini adalah m.
3.      Median
Mendain adalah ukuran pemusatan di mana data tersebut terbagi menjadi dua sama banyak. Median di notasikan dengan M. Untuk data yang belum di kelompokan, tentunya data ini harus di urutkan terlebih dahulu dari data yang terkecil hingga data yang terbesar.

UKURAN PENYEBARAN

Ukuran penyebaran data adalah suatu ukuran untuk mengetahui seberapa jauh penyebaran data dari nilai rata-ratanya.
Istilah lain dari ukuran penyebaran data adalah ukuran dispersi.
A.    Macam-macam ukuran penyebaran data:
  • Jangkauan atau dengan istilah lain yaitu range.
  • Simpangan rata-rata
  • Varians
  • Quartil
  • Jangkauan quartil
 B.     Beberapa rumus untuk menentukan nilai ukuran penyebaran data :
  • Range
    R = Xt – Xr
  • Simpangan rata-rata
    Sr =
    total x - i dibagi n
  • Varians
    V =
     (total x - i)kuadrat dibagi n
  • Jangkauan quartil
    Jq =
    q3 - q1

       Keragaman atau variasi setiap kumpulan data daoat di ukur dengan menggunakan suatu nilai numerik yang di sebut sebagai ukuran penyebaran data.
Ada beberapa ukuran penyebaran data ,yaitu :

Rentang

      Rentang atau yang biasa di sebut dengan range yang di beri notasi j. Range terebut ialah ukuran variasi yang paling sederhana. Sesungguhnya telah kalian pelajari ketikan membahas langkah-langkah untuk mengubah data mentah menjadi lebel distribusi frekuensi kelompok ,rentang data mendefisinikan sebagai selisih antara datum terbesar dengan datum data terkecil.
    Kalian juga dapat mengatakan bahwa semakin kecil rentang  dari distribusi data, semakin cenderung kita menganggap bahwa mean dapat mewakili data yang bersangkutan secara represensentatif. Sebaliknya , semakin besar rentang dari suatu distribusi data, semakin cenderung kita mengatakan bahwa mean yang kita peroleh tidak dapat di gunakan untuk mewakili data yang bersangkutan.

Simpangan interkuartil

     Simpangan interkuartil adalah ukuran penyebaran data yang lebih baik dari pada rentang, karena ia mengukur rentang dari 50% data yang di tengah.
Sebagai alternatif, dapat juga di gunakan sebagai simpangan kuartil atau rentang semi-interkuartil, yang di definisikan sebagai setengah dari rentang interkartil.
Oleh karena itu simpangan kuartil di rumuskan sebagai bertikut,
                                         Qn = setengah (Q3 - Q1)

Pada simpangan kuartil, ukuran penyebaran hanya di tentukan oleh nilai kuartil data. Akan tetapi tidak demikian pada ukuran penyabaran simpangan data-data, ragam dan simpangan baku.   

Perbedaan Statistika dan Matematika

        Pembelajaran statistika di SMA tidak bisa dilepaskan dari induk mata pelajarannya yaitu matematika. Matematika memberikan ruang lingkup kajian materi yang beragam diantaranya adalah statistika. Pada di kelas VI SD, anak-anak sudah dikenalkan pada statistika secara formal. Statistika juga diajarkan di SMP. Pada jenjang sekolah menengah atas (SMA), siswa mendapatkan materi statistika di kelas XI. Statistika selalu diajarkan di dalam materi matematika, tetapi jika kita melihat di perguruan tinggi ternyata terdapat jurusan statistika yang berbeda dengan jurusan matematika. Statistika juga menjadi matakuliah pilihan untuk semua jurusan yang ada di perguruan tinggi. Kenapa pada jejang perguruan tinggi statistika membentuk cabang kajian sendiri? apakah yang melatarbelakangi statistika berdiri sendiri dan berbeda dengan matematika? pada kesempatan kali ini saya akan membahasnya sekilas tentang perbedaan statistika dan matematika yang sebagian besar idenya saya ambil dari makalah “Complementing Mathematical Thingking and Statistical Thingking in School Mathematics” yang ditulis oleh Linda Gattuso dan Maria Gabriella Ottaviani.

      Pertama, statistika lebih menekankan kepada penalaran induktif sedangkan matematika cenderung menggunakan penalaran deduktif. Matematika dikatakan deduktif karena beranjak dari aksioma dan teorema sehingga memunculkan penalaran-penalaran, model-model dan bukti baru berdasarkan aksioma dan teorema yang telah ada sebelumnya. Statistika, dengan situasi yang sama dan data yang sama pula bisa memberikan cara menganalisis yang berbeda dan memunculkan kesimpulan yang berbeda pula. Hal itu membutuhkan penalaran induktif, bekerja dengan randomisasi/pengacakan, pengambilan kesimpulan yang sesuai dan menginterpretasi hasil yang didapat.

          Kedua, matematika menyajikan abstraksi sedangkan statistika memberikan wawasan dengan penginterpretasikan situasi nyata. Matematika merupakan ilmu yang abstrak, pada awalnya mungkin terkesan nyata tetapi pada akhirnya matematika akan cenderung abstrak. Sedangkan statistika lebih cenderung ke kejadian nyata seperti untuk mengetahui berapa jumlah penduduk yang bekerja dan merasa puas dengan pekerjaannya, mengetahui jumlah prosentasi ikan yang ada di lautan, kita tidak bisa menggunakan perhitungan yang tepat karena kita hanya bisa mengkira-kirakan/menginterpretasikan dari contoh kecil yang didapat/diambil.

          Ketiga, matematika dan statistika berbeda dalam penggunaan bilangan. Matematika melihat bilangan sebagai bagian dari operasi, generalisasi, dan abstraksi sedangkan statistika memandang bilangan yang dihubungkan dengan situasi nyata, sehingga penting dalam pembuatan pemodelan dan mengambilan penalaran serta keputusan.

Penerapan dan Peranan Statistika di Kehidupan

Di era globalisasi, penerapan dan peranan statistika sangat membantu manusia dalam memudahkan pekerjaan mereka di kehidupan sehari-hari. Ada beberapa penerapan dan peranan statistika di kehidupan sehari-hari, contohnya pada kegiatan ilmiah, proses belajar mengajar, kegiatan ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.

Kehidupan Sehari-hari   
Di kehidupan sehari-hari, statistika memiliki peranan yang sangat penting. Seperti mengolah data serta menafsirkan tingkat biaya kehidupan sehari-hari, tingkat kecelakaan lalu lintas, tingkat pendapatan dan lain-lain.
Kegiatan Ilmiah
Pada kegiatan ilmiah, statistika juga memiliki peranan yang penting. Contohnya, menganalisis serta mempresentasikan keterangan-keterangan dalam angka statistik.
Proses Belajar Mengajar
Dalam proses belajar mengajar, statistika memudahkan dalam menganalisis soal-soal atau contoh kasus yang diberikan dalam kegiatan belajar mengajar.
Kegiatan Ilmu Pengetahuan
Pada kegiatan ilmu pengetahuan, statistika memiliki peranan sebagai sarana untuk menganalisis dan menginterpretasikan data kuantitatif ilmu pengetahuan, sehingga diperoleh suatu kesimpulan dari berbagai data tersebut.

Kesimpulan
Statistic digunakan sebagai metode untuk pengumpulan data yang bertujuan untuk penarikan suatu keputusan. Di dalam Statistic sendiri terdiri dari 3 hal yaitu kuartil, desil dan persentil. Dimana masing – masing nya memiliki rumus tersendiri untuk menghitung jumlah data – data yang ada.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Statistika
http://www.academia.edu/3316674/Sejarah_Perkembangan_Statistika_dan_Aplikasinya
https://lutfi4math.wordpress.com/2012/02/18/perbedaan-matematika-dan-statistika/
http://rianindustrial.blogspot.co.id/2013/06/ukuran-pemusatan-dan-ukuran-penyebaran.html
http://poetrinice.blogspot.co.id/2013/04/tugas-makalah-statistik.html